Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Rumah Yatim Lakukan Penghitungan IDZ di Kampung Cihupu
Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-11-02 17:09:48

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan penghitungan Indeks Desa Zakat (IDZ) di Kampung Cihupu, Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Kamis (1/11). Kegiatan ini nantinya akan menjadi tahap awal dalam penyesuaian program dan realisasi kampung perubahan di lokasi tersebut.

Sejumlah temuan yang didapatkan tim relawan Rumah Yatim juga sangat mencengangkan. Menurut relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek Ali Ridwan, di kampung tersebut sangat minim di sejumlah sektor. Di antaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan sarana publik.

"Kampung ini rencananya akan menjadi salah satu dari kampung perubahan," papar Ali, dalam kesempatan yang berbeda, Jumat (2/11).

Bahkan, sambung Ali, sejumlah aspek penilaian yang disiapkan menunjukan Kampung Cihupu perlu dibantu dari sejumlah sektor tersebut. Namun, penilaian ini tidak semena-mena menyasar di wilayah itu. Sebelumnya, tim relawan telah membandingkan dan mengukur di wilayah lain di desa tersebut.

"Mengerucut di kampung ini, hampir semua sektor di daerah tersebut sangat minim," ujarnya.

Ali mencontohkan, kurang layaknya masjid dan sarana MCK yang ada di kampung tersebut. Bahkan, masyarakat harus rela berbagi tempat dan waktu hanya untuk mandi. Hal ini dikarenakan, sangat jarangnya keluarga yang memiliki sarana MCK di dalam rumahnya.

Tindak lanjut kegiatan ini, sambung Ali, akan mengarahkan pada program kampung perubahan. Namun, di samping itu akan ada skala prioritas untuk mendorong daerah tersebut. Selain itu, di Kampung Cihupu masyarakatnya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dan kuli panggul di pasar.

"Kita berjalan memakai skala prioritas dulu, terutama untuk kebersihan dan kesehatan, target kurang lebih akan ada 100 kepala keluarga di kampung itu," ungkapnya.

Ke depannya juga, selain program pendukung secara langsung, Rumah Yatim akan memberikan edukasi dan bimbingan kepada masyarakat. Apalagi, sambung Ali, ada sebagian kecil orang di lokasi tersebut yang menyambung hidup dengan kerajinan makanan rumahan. 

"Harapannya setelah jadi kampung perubahan sejumlah aspek yang kurang bisa tertutupi. Selain itu, masyarakat yang ada bisa sejahtera dan bahagia dalam hal ekonomi maupun lainnya," kata Ali.



--------------------------------------
dibaca 2135 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019

Sepuluh Siswa MI Al Birrah Terima Bantuan Back To School Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Siswa SD Ma'had As Sakinah Terima Bantuan Uang Saku Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Tim Medis Rumah Yatim Kembali Dampingi Ayu Jalani Konsultasi Rutin
Jum'at, 19/07/2019

Ratusan Siswa SD Wangunwati Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Pekanbaru Salurkan Bantuan Peduli Sesama di Desa Sawah
Jum'at, 19/07/2019

Bantuan Biaya Hidup Disalurkan Rumah Yatim untuk Lansia dan Janda
Jum'at, 19/07/2019

Sepuluh Keluarga di Desa Sawah Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Anak Asuh Kedaton Kembali Jalani Pembelajaran Tahsin
Kamis, 18/07/2019

Rumah Yatim Medan Salurkan Bantuan Ibnu Sabil Kepada Dua Keluarga Mualaf
Kamis, 18/07/2019

Kegiatan Muhadoroh Latih Keterampilan dan Percaya Diri Anak Asuh Kedaton
Kamis, 18/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di