Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Anugerah Terus Pikirkan Seragamnya yang Tertimbun Reruntuhan
Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-10-17 14:00:27

Sisa lumpur dan rumah hancur masih terhampar akibat dihantam gempa dan tsunami di kawasan Palu dan sekitarnya pada akhir September lalu. Wajah lugunya masih memperlihatkan senyum dan keceriaan. Hampir tiga pekan berlalu, luka itu kini berangsur pulih. Namun, Anugerah (8) terus memikirkan seragam sekolahnya yang terkubur puing-puing bangunan akibat gempa. 

Saat gempa terjadi, anak bungsu dari tiga bersaudara itu Iangsung diseret berlari oleh kakaknya menyelamatkan diri dari bencana. Kemudian dalam sekejap bangunan rumahnya langsung runtuh. Hal ini disampaikan oleh sang Ayah yang bekerja sebagai penjual siomay, Umar. Ketika berlari, kaki mungilnya terinjak-injak oleh kaki orang dewasa yang sama ingin menyelamatkan diri.

“Ketika saya tanya, bagaimana kondisinya, ia sempat merintih begini, 'Bapak kakiku sakit, kena injak orang'. Alhamdulillah anak itu tidak mengeluh dengan adanya kejadian seperti ini,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Anugerah, bahwa ia bergegas lari melewati lorong sempit untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman. Namun pasca gempa, ia terus memikirkan seragam sekolahnya yang telah tertimbun bangunan runtuh. 

“Baju seragam, tas, dan sepatuku tidak ada, aku bingung, nanti sekolah aku tidak punya baju seragam, bagaimana sekolah saya,” tuturnya dengan penuh lirih.

Kini, ia harus rela tinggal di pengungsian yang kian sesak bersama ratusan jiwa lainnya. Hingga ditemui tim relawan Rumah Yatim pada beberapa hari yang lalu saat menyalurkan bantuan, Anugerah tetap memperlihatkan keceriaannya. Ia bermain sendiri, menyapu sekitar area pengungsian dan menurut sang ayah ia jarang termenung. 

Kendati demikian, Umar berharap anak bungsunya itu tetap kuat di segala kondisi. Hal itu diakuinya, bahwa ia merupakan sosok anak yang kuat, pemberani dan ceria. Serta ia pun berterima kasih kepada Rumah Yatim telah memberinya bantuan, bahkan ia mengaku senang dan terhibur.



--------------------------------------
dibaca 160 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

KPP Pratama Banjarbaru Peringati Hari Pajak Nasional Bersama Anak Asuh Rumah Yatim
Senin, 15/07/2019

Kurangi Beban Lansia di Dusun Masgar, Rumah Yatim Beri Bantuan Biaya Hidup
Senin, 15/07/2019

Minim Penerangan, Dusun Masgar Dapat Bantuan Sarana Publik dari Rumah Yatim
Senin, 15/07/2019

Dukung Pendidikan 90 Anak Yatim Dhuafa Lewat Uang Saku Pendidikan
Senin, 15/07/2019

Ajaran Baru Dimulai, Rumah Yatim Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim
Senin, 15/07/2019

Santunan Rumah Yatim Ringankan Beban Belasan Warga di Dusun Masgar
Senin, 15/07/2019

Salurkan Amanah Donatur, Rumah Yatim Beri 100 Paket Sembako di Dusun Masgar
Senin, 15/07/2019

Anak Asuh Tegal Semangat dan Percaya Diri di Awal Tahun Ajaran Baru
Senin, 15/07/2019

Anak Asuh Bintaro Antusias di Hari Pertama Masuk Sekolah
Senin, 15/07/2019

Komunitas Barber Beri Cukur Rambut Gratis Bagi Anak Asuh Lodaya
Senin, 15/07/2019

Anak Asuh Mataram Gembira Kedatangan Wisatawan Belgia
Senin, 15/07/2019

Anak Asuh Mataram Gembira Liburan ke Pantai Mawun Bersama Donatur
Minggu, 14/07/2019

Rumah Yatim Beri Bantuan Logistik Bagi Korban Kebakaran Manggarai
Sabtu, 13/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan Kitab Bagi Ponpes Darul Hidayat
Sabtu, 13/07/2019

Bahrul Bersyukur Rumah Yatim dan PLN Peduli Bantu Renovasi Tangga Pesantren
Sabtu, 13/07/2019

Bantuan Sarana Publik Rumah Yatim Diberikan untuk Pesantren Darul Hidayat
Sabtu, 13/07/2019

Seratus Orang Prasejahtera di Kedaton Dapat Bantuan Paket Sembako
Sabtu, 13/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di