Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Umar Selamat Meski Sempat Terbawa Arus Tsunami
Di tulis oleh : Sinta Guslia Pada tanggal 2018-10-12 19:04:23

Terhitung dari Selasa (2/10) lalu, tim relawan Rumah Yatim berada di Sulawesi Tengah untuk menyambangi dan mendistribusikan bantuan di beberapa titik wilayah yang terdampak bencana tsunami dan gempa, Kamis (28/9) silam.

Ada banyak cerita dan informasi yang didapatkan tim relawan selama di beberapa lokasi tersebut. Salah satunya, tim relawan mendapatkan cerita pilu dari salah satu korban selamat gempa dan tsunami.

Cerita ini disampaikan Umar, ayah empat anak asal Kampung Nelayan, Palu. Ketika bencana terjadi, ia sedang berjualan siomay di pesisir pantai sembari memerhatikan beberapa orang yang sedang bermusyawarah mengenai persiapan acara Nomoni Palu 2018.

Umar mengatakan, ketika ia sedang memerhatikan, tiba-tiba ada guncangan gempa hebat menerjang. Sontak ia pun langsung lari meninggalkan gerobak siomaynya. 

"Ketika saya lari, gempanya berhenti. Namun ketika saya melihat ke belakang, air laut naik. Saya pun terus lari sembari mengucapkan takbir," ungkapnya, Jumat (12/10).

Kecepatannya berlari ternyata tidak mengalahkan kekuatan tsunami tersebut. Umar hanyut terbawa derasnya air, namun ia beruntung karena bisa berpegangan pada sebuah pohon.

"Alhamdulillah ketika saya hanyut, saya masih bisa pegangan ke sebuah pohon, meskipun pohon tersebut banyak durinya," kata Umar.

Ia terus bertahan memeluk pohon tersebut meskipun badannya penuh luka terkena duri. Sampai ketika air laut surut, perlahan ia turun sembari menahan rasa sakit.

"Alhamdulillah saya bisa menyelamatkan diri, saya langsung lari ke tempat aman, Alhamdulillah saya bisa melaksanakan shalat magrib saat itu dengan pakaian basah dan penuh lumpur," jelasnya.

Usia melaksanakan shalat magrib, Umar langsung mencari istri dan keempat anaknya. Ia berhenti di sebuah lapangan besar yang dijadikan penampungan sementara. Kesedihan dan kekhawatiran Umar berubah menjadi kebahagiaan ketika melihat istri dan keempat anaknya.

"Alhamdulillah rasa sedih ini mendadak hilang tatkala melihat istri dan anak saya selamat, meskipun badan mereka penuh dengan luka," ujarnya.

Umar bersyukur karena selama di pengungsian ia dan keluarganya menerima banyak bantuan, salah satunya bantuan dari tim relawan Rumah Yatim. "Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa mendapat bantuan dari Rumah Yatim. Kedatangan tim relawan Rumah Yatim telah menghibur kami," tuturnya.

Ia mewakili keluarga dan para pengungsi di Kampung Nelayan mengucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada para korban bencana tsunami dan gempa di Palu dan sekitarnya.

"Semoga Allah membalas semua kebaikannya, doakan kami semoga selalu diberi perlindungan dan kesehatan oleh Allah SWT," pungkas Umar.



--------------------------------------
dibaca 97 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Lansia Tiga Desa di Girimulyo Bersyukur Ada Bantuan Rumah Yatim
Kamis, 21/02/2019

Masyarakat di Nogosari Terima Pakaian Layak Pakai dari Rumah Yatim
Kamis, 21/02/2019

Latih Fisik, Anak Asuh Mataram Semangat Jalani Rihlah
Kamis, 21/02/2019

Everyday Smart Hotel Mayestik Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
Kamis, 21/02/2019

Ratusan Masyarakat di Nogosari Antusias Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim
Kamis, 21/02/2019

Alumnus Rumah Yatim Jadi Ketua Tim Kreatif Pameran Design 2019
Rabu, 20/02/2019

Berbagi Kebahagiaan Bersama Masyarakat Prasejahtera di Klampis Ngasem
Rabu, 20/02/2019

Anak Asuh Kemang Biasakan Diri Sejak Dini Kenal dan Baca Alquran
Rabu, 20/02/2019

Asrama Surabaya Biasakan Anak Asuh untuk Istiqomah Baca Alquran
Rabu, 20/02/2019

Cuaca Panas, Rumah Yatim Beri Bantuan Kipas Angin untuk TPQ Nurul Ulum
Rabu, 20/02/2019

Bayu, Yatim Berprestasi Juara Lomba Futsal Antar Sekolah di Bekasi
Rabu, 20/02/2019

Rumah Yatim Tegal Apresiasi Guru di TPQ Nurul Ulum Lewat Santunan Dai
Rabu, 20/02/2019

407 Mustahik Merasakan Manfaat ZIS Rumah Yatim Lampung Selama Januari
Rabu, 20/02/2019

Agar Tetap Semangat, Rumah Yatim Bantu Lima Pengajar Ngaji di Lampung
Rabu, 20/02/2019

Yatim dan Dhuafa Rutin Bimbel Gratis di Rumah Yatim Gandaria
Rabu, 20/02/2019

Satu Tahun Berbaring, Asah Dapat Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim
Rabu, 20/02/2019

Rumah Yatim Bantu Ringankan Beban Keluarga Tunanetra di Kupang Krajan
Selasa, 19/02/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di