Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Trauma Healing Diberikan Rumah Yatim Bagi Korban Gempa
Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-09-13 08:16:01

Pasca gempa yang mengguncang wilayah Lombok dan sekitarnya, ratusan korban alami trauma. Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Mataram NTB, memberikan bantuan trauma healing kepada korban anak-anak dan dewasa. Bantuan tersebut diberikan di daerah Dusun Lading-lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten lombok Utara, Selasa (11/9). 

Relawan Rumah Yatim, Huda menjelaskan, pemberian trauma healing ini agar mereka mampu melupakan kejadian-kejadian yang sudah pernah dialami saat gempa. Apabila gempa terjadi lagi, maka akan dberikan lagi trauma healing.

“Anak-anak dan dewasa, cara pemberian trauma healingnya berbeda. Jika anak-anak lebih kepada kelompok bermain, sedangkan dewasa lebih kepada membangkitkan kembali kepercayaan dirinya,” jelas Huda.

Lebih lanjut, ia menerangkan sistem pemberian trauma healing kepada anak ini dilakukan empat tahap. Di antaranya membuat program bermain dengan membentuk kelompok bermain; membaca, entertain, melukis dan kegiatan seni lainnya. Kemudian menciptakan lingkungan sosial yang kondusif, sebab menjadi salah satu faktor untuk membantu trauma healing dengan komunitas sosial. 

“Hal ini untuk menghilangkan rasa sepi, terasing, terisolasi. Maka kita proses pemulihan trauma tergantung pada faktor internal individu yang berupa persepsi dan keyakinan,” terangnya. 

Cara selanjutnya adalah dengan cara tata ulang lingkungan dengan membangun kembali lingkungannya, serta penempatan korban di pengungsian. Melalui  hal itu, menurutnya ingatan tentang bencana dibenak mereka akan terhapus dan kehidupan baru akan dimulai.  

Sedangkan, trauma healing yang diberikan kepada orang dewasa yakni dengan memberikan kepercayaan diri kembali melalui terapi senam yoga. 

Ia berharap, anak-anak maupun dewasa kembali bangkit dari rasa takutnya. Kembali belajar dan bermain dengan teman-temannya, agar tidak menyendiri dan terasing lagi. Terlebih anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, maka dikhawatirkan akan memmengaruhi pola pikirnya saat dewasa nanti.



--------------------------------------
dibaca 148 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di