Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Jadikan Dirimu Kaya Hatinya
Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-07-11 14:54:36

Sudah kaya apakah merasa cukup? Belum tentu. Betapa banyak orang kaya namun masih merasa kekurangan. Hatinya tidak merasa puas dengan apa yang diberi Sang Pemberi Rezeki. Ia masih terus mencari-cari apa yang belum diraih. Hatinya masih terasa hampa karena ada saja yang belum merasa cukup. 

Ingatlah, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (ghina’) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim). Oleh karena itu, kekayaan yang abadi adalah hati yang selalu merasa cukup dengan apa yang Allah beri. Itulah yang disebut dengan ghoni (kaya) yang sebenarnya.

Hakikat kekayaan yang sebenarnya bukanlah dengan banyaknya harta. Begitu banyak orang yang diluaskan rezekinya oleh Allah, namun ia tidak pernah merasa puas dengan apa yang diberi. Orang semacam inilah yang seakan-akan begitu fakir karena usaha kerasnya untuk terus menerus memuaskan dirinya dengan harta. Perlu direnungkan baik-baik bahwa hakikat kekayaan yang sebenarnya adalah kaya hati (hati yang selalu ghoni, selalu merasa cukup). 

Orang yang kaya hati berawal dari sikap selalu ridho dan menerima segala ketentuan Allah SWT. Ia tahu bahwa apa yang Allah beri, itulah yang terbaik dan akan senatiasa terus ada. Sikap inilah yang membuatnya enggan untuk menambah apa yang ia cari.

“Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rezeki yang cukup dan Allah menjadikannya merasa puas dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR. Muslim)

Jika kamu masih merasa tidak puas dengan apa yang kamu miliki, bersedekah dan tunaikan zakat. Karena dengan zakat dan sedekah adalah salah satu obat yang akan menentramkan jiwa dan hati dari rasa cemas, gundah, gelisah khawatir serta penyakit hati lainnya. Sekaligus membersihkan harta dari hal-hal yang haram.

Sebagaimana Allah Swt. menegaskan, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungghuhnya doamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka.” (QS. At Taubah: 103)

*dikutip dari berbagai sumber



--------------------------------------
dibaca 26 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Di Usia Senja, Markinun Tetap Jadi Penarik Bemo Demi Keluarga
Senin, 16/07/2018

Kantor Pajak Kunjungi dan Beri Edukasi pada Anak Asuh Rumah Yatim NTB
Senin, 16/07/2018

Penarik Bemo di NTB Dapat Bantuan Paket Sembako Rumah Yatim
Senin, 16/07/2018

Qonita Bahagia Dapat Beasiswa Berprestasi dari Rumah Yatim dan JNE
Senin, 16/07/2018

Kepala SD El Fitra Harap Beasiswa Bisa Jadi Penyemangat Bagi Siswa
Senin, 16/07/2018

JNE Gandeng Rumah Yatim Salurkan Beasiswa Prestasi Bagi Yatim dan Dhuafa
Senin, 16/07/2018

Didominasi Masyarakat Prasejahtera, Rumah Yatim Gulirkan Bantuan di Samigaluh
Senin, 16/07/2018

Angin Laut Sedang Buruk, Nelayan di Tegal Dapat Paket Sembako Rumah Yatim
Senin, 16/07/2018

Euis, Jalani Tes Kesehatan di Unimal Sebelum Aktif Kuliah Kedokteran
Senin, 16/07/2018

Mahasiswa Itera Bantu Sukseskan Penyaluran Bantuan Rumah Yatim
Senin, 16/07/2018

Anak Asuh Medan Rutin Lantunkan Doa untuk Para Donatur
Senin, 16/07/2018

Lantunan Doa untuk Para Donatur Rutin Dibacakan Anak Asuh Pamulang
Senin, 16/07/2018

Mengajar Secara Sukarela, Guru Ngaji di Fajar Baru Dapat Santunan Rumah Yatim
Senin, 16/07/2018

Didi, Hidup Sebatang Kara Bersyukur Dapat Perhatian Rumah Yatim
Senin, 16/07/2018

Kepala Dusun Sei Mencirim Bahagia Warganya Dibantu Rumah Yatim
Senin, 16/07/2018

Rumah Yatim Bantu Penuhi Kebutuhan Ekonomi Warga di Desa Sei Mencirim
Senin, 16/07/2018

Anak Yatim Fajar Baru Terima Perlengkapan Sekolah dan Santunan Rumah Yatim
Senin, 16/07/2018



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di