Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Rumah Yatim Tegal Takziyah dan Beri Santunan Bagi Keluarga Iroh
Di tulis oleh : Enuy Nurhayati Pada tanggal 2018-04-25 19:53:07

Sudah dua tahun nenek Kasri mendapat santunan rutin dari Rumah Yatim Tegal. Pada 16 April 2018, ia meninggal dunia dan meninggalkan kesedihan kepadaputri semata wayangnya, Iroh.

“Sesungguhnya adalah milik Allah apa yang Dia ambil, dan akan kembali kepada-Nya apa yang Dia berikan. Segala sesuatu yang ada di sisi-Nya ada jangka waktu tertentu (ada ajalnya). Maka hendaklah engkau bersabar dan mengharap pahala dari Allah SWT.” [HR Muslim].

Takziyah disunahkan Rasul dan Rasul pun mencontohkan untuk membaca hadits di atas. Karena itu, Rumah Yatim pun berkunjung untuk takziyah dan melihat kondisi keluarga yang ditinggalkan.  

Raut kesedihan masih membayangi wajah Iroh. Namun ia ikhlas atas kepergian ibunya. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Yatim yang sudah memberikan perhatian selama dua tahun kepada ibunya. Bantuan Rumah Yatim sangat membantu keluarganya yang memang hidup dalam kesederhanaan dan tinggal di atas tanah milik PT. KAI, yang pada bulan Mei 2018 mendatang rencananya akan di gusur. “Terima kasih Rumah Yatim sudah memberikan bantuan untuk ibu saya,” ungkapnya.

Iroh bekerja sebagai asisten rumah tangga dan suaminya seorang tukang batu yang memiliki penghasilan tak seberapa. Meski tenaga yang dikeluarkannya sangat besar untuk pekerjaan yang ditekuni. Tapi dengan bantuan dari Rumah Yatim setiap bulannya bagi Iroh itu sangat meringankan dirinya dan keluarga. Terutama almarhum ibunya yang sudah tidak mampu berbuat apa-apa lagi.

Kematian ibunya tak hanya meninggalkan duka namun juga menjadi awal keluarga kecilnya harus meninggalkan rumah yang sudah bertahun-tahun ditempati dirinya dan keluarganya. Teramat sedih hingga Iroh pun bingung entah harus kemana dia tinggal, saat nanti rumahnya di gusur.

“Kami masih bingung,” ujarnya kepada Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman. 

Untuk meringankan beban Iroh yang dirundung kesedihan, Jajang pun akan menjadikan anaknya yang masih duduk di bangku SD menjadi anak asuh nonmukim Rumah Yatim Tegal. “Untuk bantuan sembako mungkin akan kami hentikan karena insya Allah Iroh dan suami cukup untuk keperluan sehari-harinya, tapi yang saat ini urgent dan harus diprioritaskan adalah pendidikan putranya,” papar Jajang.



--------------------------------------
dibaca 188 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di