Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Tumor Datang Terus Menerus, Amel Tak Menyerah Gapai Cita-Cita
Di tulis oleh : Sinta Guslia Pada tanggal 2018-03-05 15:20:48

"Keinginan terbesarku sekarang adalah sembuh, agar aku bisa menggapai cita-citaku menjadi pegawai Bank dan bisa membahagiakan ibu, kakak, adik, nenek dan pamanku,” ungkap Siti Amelia (17) salah satu anak asuh non mukim Rumah Yatim Lampung, yang saat ini sedang menderita tumor payudara.

Siti Amelia atau sering disapa Amel mengatakan, sudah tiga tahun dirinya menderita penyakit tumor. Berbagai upaya telah dilakukan keluarga dan Rumah Yatim untuk menyembuhkan tumor tersebut, namun hasilnya tumor tersebut selalu kembali datang.

“Pertama kali tumor tersebut muncul, ketika Amel masih duduk di kelas 2 SMP, waktu itu adanya di payudara kiri Amel, tumornya masih satu benjolan,” ujar Amel.

Siswi kelas 2 SMK ini pun memaparkan, di tahun tersebut ia mendapat bantuan biaya pengobatan dari Rumah Yatim Lampung untuk melakukan operasi. Operasi tersebut berjalan lancar dan ia telah dinyatakan sembuh. Namun, di tahun 2017 tumor tersebut kembali menghinggapi tubuhya, waktu itu Amel dihinggapi dua tumor sekaligus di payudara sebelah kanannya. 

Di tahun tersebut, tepatnya di bulan Desember 2017 Amel kembali melakukan operasi. Operasi tersebut kembali berjalan dengan lancar, dan untuk kali kedua ia dinyatakan sembuh. Akan tetapi, di awal Februari 2018 Amel kembali merasakan rasa sakit di payudara sebelah kirinya. Amel merasakan ada benjolan kembali di payudaranya, ia pun langsung mengabari keluarga dan pengurus Rumah Yatim.

Keluarga Amel dan pengurus Rumah Yatim pun kembali membawa Amel ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan, dan hasil pemeriksaan pun menyatakan bahwa ada tiga benjolan tumor tersebut kembali hinggap di tubuh Amel.

“Ketika tahu tumor itu datang lagi, Amel sangat sedih. Sekarang Amel hanya bisa berdoa semoga Allah SWT memberikan kesembuhan kepada Amel,” katanya.

Ia mengatakan, tumor tersebut tidak mengganggunya di sekolah, akan tetapi tumor tersebut selalu mengganggu Amel ketika akan melakukan istirahat malam. Ia selalu merasakan sakit yang amat sangat ketika akan melakukan tidur. Tidak hanya itu, ketika ia kelelahan pun ia selalu merasakan sakit di dadanya. “Rasa sakit ini melebihi rasa sakit sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, dirinya sudah menjadi anak asuh nonmukim Rumah Yatim Lampung sejak masih duduk di kelas 6 SD. Sejak dari kecil ia tinggal bersama dengan nenek dan pamannya di sebuah kontrakan kecil, Jalan Indra Bangsawan, RT 001, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Ibunya tinggal di wilayah Palembang bersama kakak dan adik tiri Amel, sedangkan ayahnya sudah meninggal sejak ia masih di dalam kandungan.

"Paman Amel bekerja sebagai pedagang rak sepatu bambu keliling, penghasilannya hanya cukup untuk makan dan bayar kontrakan saja, belum bisa membantu membiayai pengobatan operasi Amel. Nenek Amel sudah tidak bisa bekerja, sedangkan ibunya sekarang ada di Palembang untuk mengurusi kakak Amel yang sakit ginjal dan adik tiri Amel. Penghasilan ibu dari cuci gosok hanya cukup untuk makan, membeli obat kakak dan bayar kontrakan saja. Bapak kandung Amel sudah meninggal ketika Amel masih dalam kandungan, sedangkan bapak tiri Amel pergi entah kemana,” papar Amel

Untuk pengobatan penyakitnya, Amel hanya dibantu Rumah Yatim. Sebenarnya ia mempunyai Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun pihak rumah sakit yang menangani penyakit Amel belum bisa menerima kartu tersebut.

“Pihak rumah sakit belum bisa menerima Kartu Indonesia Sehat atau BPJS untuk melakukan operasi tumor Amel, ia hanya bisa mengandalkan kebaikan dari Rumah Yatim dan para donatur,” ungkap Amel.

Di akhir wawancaranya, ia mengatakan, sebenarnya ia sudah merasa enggan di operasi lagi karena takut tumor tersebut akan datang lagi. Namun, rasa enggan tersebut ia buang jauh-jauh karena dirinya ingat akan cita-citanya, keluarganya dan kebaikan Rumah Yatim yang selalu mendukung cita-citanya.



--------------------------------------
dibaca 230 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di