Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Cahaya Aulia, Anak Asuh Nonmukim Idap Kanker Leukemia
Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-02-21 19:38:27

Cahaya Aulia, bocah delapan tahun ini sudah dua tahun di diagnosa mengidap penyakit Leukimia atau kanker darah putih. Hal itu yang memengaruhi sel limfoid membentuk jaringan limfatik. Jaringan itu adalah jaringan yang membentuk sistem kekebalan tubuh semakin menurun. Gejala awal, timbul dua benjolan kecil di leher, disertai dengan demam. Hasil pemeriksaan dokter mendiagnosa tidak ada penyakit serius, hanya radang kelenjar getah bening.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang keluarga Cahaya, selang beberapa hari kemudian, benjolan tersebut bertambah banyak serta demam yang semakin meningkat. Atas kondisi tersebut, ia dirujuk ke rumah sakit. Setelah diperiksa, dokter mendiagnosa terdeteksi penyakit kanker leukimia. 

“Kata dokter ini bahaya, kemudian semakin banyak gejalanya timbul, badan juga jadi lemes, demam sampe akhirnya ada kerontokan rambut,” papar Bendahara Area Kalimantan

Utari.

Cahaya merupakan anak nonmukim Rumah Yatim Banjarbaru. Ayahnya meninggal dunia karena sakit jantung ketika ia berumur delapan bulan. Sedangkan, ibunya berada jauh dari pengasuhannya. Kini ia tinggal dan dirawat oleh pamannya, Agus Risman. Dulu ia bekerja sebagai guru, namun saat ini telah berhenti karena harus mengurus Cahaya dan saat ini hanya bekerja serabutan.

Atas kondisinya tersebut, sudah setahun ini, ia terpaksa harus berhenti sekolah. Karena kondisinya yang mengharuskan cahaya tidak bisa banyak beraktivitas, serta tidak boleh makan makanan sembarangan. Maka dari itu ia harus fokus dalam pengobatan.

Terkait hal itu, ia menjelaskan, kini Cahaya hanya menjalani perawatan setiap minggunya ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk melakukan kemoteraphy dan transfusi darah dengan holongan darah O. Selain itu, transfusi tulang sumsum belakang sangat diperlukan jika ia ingin sembuh total. Biaya yang dibutuhkan sekitar 100 juta rupiah. Dana yang cukup besar itulah, membuat keluarganya tidak mampu untuk melakukan perawatan lebih lanjut.  

“Kalau misalkan ada yang donor tulang sumsum belakang, Cahaya bisa sembuh total. Dan itupun harus tulang sumsum yang cocok dengan Cahaya, seperti ayahnya atau keluarganya,” jelasnya, Selasa (20/2). 

Ketika tim Rumah Yatim datang ke kediaman pamannya, di Jalan Mustika 2, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Kata Tari, perkembangan kondisi Cahaya saat itu, sudah mulai menunjukkan kemajuan yang positif, namun harus rutin kontrol ke rumah sakit. Jika tidak rutin, maka kondisinya akan kembali lemah seperti semula. 

“Kondisi terkini Cahaya, Alhamdulillah sudah membaik, karena kanker yang ada tersisa 3 %, rambut cahaya pun berangsur lebat, tidak rontok lagi, hanya saja setiap harinya, merasakan lemas, muntah-muntah, dan demam,” ungkapnya.

Agus Arisman sebagai paman dari Cahaya yang membiayai pengobatan setiap minggu, hanya bekerja serabutan dan dapat bantuan dari yayasan. Dalam satu minggu, Cahaya harus melakukan pengobatan rutin rawat inap selama tiga hari, dalam enam bulan, dan biaya yang dibutuhkan setiap minggunya berkisar 2,5 juta rupiah.

Menanggapi hal itu, Manager Area Rumah Yatim Kalimantan Indra berharap, Cahaya bisa segera mendapat bantuan agar bisa di operasi serta pengobatan dalam tahap lanjutan. Hal senada juga disampaikan Cahaya, jika ia sehat kembali, dirinya ingin cepat-cepat masuk sekolah.

"Semoga Cahaya bisa segera mendapat bantuan untuk bisa operasi dan penyembuhan ke tahap lanjut, sehingga bisa normal dan sehat kembali serta bisa sekolah seperti anak-anak yang lainnya,," pungkas Indra.



--------------------------------------
dibaca 463 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Bantuan Biaya Hidup Disalurkan Rumah Yatim Bagi Lansia Leuwinanggung
Selasa, 16/07/2019

100 Warga di Pinggiran Sungai Ponorogo Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim
Selasa, 16/07/2019

Ratusan Siswa SD Wangunwati Bahagia Dapat Perlengkapan Sekolah Baru
Selasa, 16/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Lansia Penderita Kanker Payudara Terima Bantuan
Selasa, 16/07/2019

Krisis Pangan, 100 Warga Wangunwati Dapat Bantuan Sembako Rumah Yatim
Selasa, 16/07/2019

Beri Semangat 40 Anak Yatim Dhuafa di Dua Desa Lewat Perlengkapan Sekolah
Selasa, 16/07/2019

Rumah Yatim Dukung Puluhan Anak Yatim Dhuafa Desa Kadu Pugur
Selasa, 16/07/2019

97 Anak Yatim dan Dhuafa Desa Leuwinanggung Dapat Bantuan Uang Saku
Selasa, 16/07/2019

Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Masyarakat Prasejahtera Tiga Desa di Kecamatan Tapos
Selasa, 16/07/2019

KPP Pratama Banjarbaru Peringati Hari Pajak Nasional Bersama Anak Asuh Rumah Yatim
Senin, 15/07/2019

Kurangi Beban Lansia di Dusun Masgar, Rumah Yatim Beri Bantuan Biaya Hidup
Senin, 15/07/2019

Minim Penerangan, Dusun Masgar Dapat Bantuan Sarana Publik dari Rumah Yatim
Senin, 15/07/2019

Dukung Pendidikan 90 Anak Yatim Dhuafa Lewat Uang Saku Pendidikan
Senin, 15/07/2019

Ajaran Baru Dimulai, Rumah Yatim Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim
Senin, 15/07/2019

Santunan Rumah Yatim Ringankan Beban Belasan Warga di Dusun Masgar
Senin, 15/07/2019

Salurkan Amanah Donatur, Rumah Yatim Beri 100 Paket Sembako di Dusun Masgar
Senin, 15/07/2019

Anak Asuh Tegal Semangat dan Percaya Diri di Awal Tahun Ajaran Baru
Senin, 15/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di