Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Rumey Berjuang Lepas dari Luka Psikis dan Trauma
Di tulis oleh : Yusica Pada tanggal 2018-02-21 17:39:38

Rumey Seyid Rabah, atau biasa disapa dengan Rumey merupakan salah satu anak asuh Rumah Yatim yang berada di Sanliurfa. Anak lelaki berusia 11 tahun ini berasal dari Suriah. Rumey lahir di Deyrizzor Suriah, 15 Januari 2007. Rumey merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Sebelum peperangan terjadi, Rumey bersama ayah, ibu, adik dan juga kakaknya tinggal di daerah penggalian yang bernama Bukemal di Deyrizzor.

Ketika Rumey berusia kira-kira lima tahun, dia harus menerima kenyataan ditinggalkan oleh Hazim, sang ayah. Ayahnya yang bekerja sebagai supir taksi tewas akibat terkena ledakan bom yang dilakukan oleh tentara eSATA. Pada saat peperangan yang terus terjadi bisa dibayangkan bagaimana Rumey dan keluarga hidup di tengah suasana yang mencekam. Suara bom dan pesawat tempur yang setiap hari terdengar terasa begitu dekatnya. Luka fisik yang bisa di obati tak senantiasa bisa diikuti dengan luka psikis yang Rumey dan sebagian besar warga Suriah rasakan akibat peperangan.

Setelah sang ayah meninggal, keadaan ekonomi keluarga menjadi semakin berat. Karena tak adanya sosok ayah yang menjadi tulang punggung satu-satunya dalam keluarga serta berkurangnya bahan makanan setiap harinya. Akhirnya sang ibu yang bernama Rim memutuskan membawa Rumey dan kedua saudaranya untuk melarikan diri ke Turki. Setelah melewati banyak waktu dan juga kesulitan yang terjadi semasa melarikan diri, akhirnya Rumey dan keluarganya tinggal di Sam Yetimhamesh yang terletak di pusat Kota Sanliurfa.

Setelah beberapa saat Rumey berhasil melarikan diri dari Suriah akhirnya Rumey kemudian bergabung bersama Rumah Yatim melalui bantuan dari Asosiasi Bantuan Hayrat. Sekarang Rumey masih dalam tahap penyembuhan dari luka psikis dan trauma yang diakibatkan peperangan yang terjadi. Lambat laun Rumey menjadi lebih periang dan juga terbuka pada orang-orang di sekitarnya. Saat ini pun Rumey duduk di bangku kelas 4 di Sekolah Dasar Cumhuriyet. Rumey yang senang dalam pelajaran sains bercita-cita menjadi profesor di bidang Kimia dan Fisika saat ia dewasa nanti.

"Saya senang bisa menjadi bagian dari Rumah Yatim. Di sini saya bisa belajar dan bermain tanpa adanya rasa takut karena suara bom dan juga pesawat tempur yang setiap hari berseliweran di atas atap rumah kami. Terima kasih kepada Asosiasi Amal, Rumah Yatim dan khususnya para donatur yang telah memberikan kesempatan bagi saya dan yang lainnya untuk bisa belajar dan mengejar cita-cita kami. Terimakasih ini tak akan pernah terhenti dan tak bisa mengganti apa yang telah para donatur berikan. Hanya doa yang bisa saya berikan. Terima kasih. Terima kasih. Sekali lagi terima kasih," ungkapnya.

Rumey adalah salah satu anak yang telah para donatur bantu selama ini. Masih banyak di luar sana anak-anak seperti Rumey yang membutuhkan pertolongan dan bantuan dari kita semua. Ada ratusan bahkan ribuan anak yang menunggu bantuan kita untuk segera menyelamatkan mereka. Mari bersama mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkan.



--------------------------------------
dibaca 268 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di