Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Roro Pengidap Glaukoma Optimalkan Terapi Audiotorik
Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-02-06 14:29:52

Terapi mobilitas perdana pengidap glaukoma kongenital, Robiah Adawiyah (4)  mendapat tanggapan dari Ketua Pendidikan dan Pelatihan Usia Dini Yayasan Wyata Guna. Terapi itu dilaksanakan di Yayasan Wyata Guna, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (5/2). Terapi ini merupakan upaya untuk meningkatkan daya tangkap audiotorik Roro.

Ketua Pendidikan dan Pelatihan Usia Dini, Irham Hosni menjelaskan, proses ini merupakan tahap belajar untuk memberikan ruang gerak kepada Roro. Menurutnya, Roro harus tetap dibiarkan aktif dan bermain dengan kemauannya. Maka, dengan cara itulah, Roro akan lebih banyak mengenal suasana dan benda yang ada di sekitarnya.

Selain itu, ia menambahkan, terapi ini akan berjalan sesuai kondisi anak itu sendiri. Untuk Roro, kata dia, bisa melangsungkan terapi mobilitas ini dengan cepat. Karena, Roro terlihat sangat aktif dan berani untuk tampil. Sehingga, dia menyarankan untuk nantinya Roro bisa dimasukan ke sekolah normal. "SLB jalan terakhir, jika nanti ada kesulitan saat di sekolah normal maka gurunya yang kita edukasi," jelasnya.

Tujuan itu, kata Irham, untuk memperbanyak interaksi Roro dengan lingkuran yang normal. Sehingga Roro, bisa beradaptasi dengan lingkungan baru yang lebih mendukung pariatif motoriknya. Menurut Irham, semakin banyak konsep yang didapat Roro, maka semakin banyak ilmu untuk menunjang dirinya. "Jadi biarkan dia gerak, dan melakkukan aktivitas dengan anak normal lainnya," paparnya.

Bukan hanya itu, ia menyarankan, kedua orangtua Roro harus turut aktif dalam menunjang gerak Roro. Cara itu, bisa dilakukan kedua orangtuanya dengan menentukan titik point saat di rumah. Tujuan ini, tambah Irham, untuk mempermudah Roro mengingat posisi benda dan lokasi lainnya. "Untuk menentukan sebaiknya dimulai dari kamar dia sendiri," ujarnya.

Irham berharap, dengan aktifnya Roro dalam keseharian bisa mempercepat pengusaan lingkungan. Tetapi dia menambahkan, segala hal yang berdekatan dengan Roro harus dijelaskan secara konkret. Sehingga, tidak ada anggapan magic dalam persepsi diri Roro.

"Usahakan jelaskan serinci mungkin, apalagi jika Roro minta air jangan langsung dikasih. Coba jelaskan dari mana air itu diambil," tutup Irham.



--------------------------------------
dibaca 273 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di