Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Terapi Mobilitas Perdana Roro Tunjang Aktivitas Sehari-hari
Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-02-06 14:04:41

Setelah menjalani sejumlah tahap pengobatan dan pengecekan medis, Robiah Adawiyah (4), kini sedang melakukan terapi mobilitas di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Usia Dini Yayasan Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (5/2). Terapi ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam menunjang kebutuhan pendidikan Roro.

Roro merupakan anak pasangan Entah Abdul Fatah dan Rini. Sejak balita ia menderita glaukoma kongenital, di mana terdapat cairan di dalam bola matanya yang mengakibatkan Roro tidak bisa melihat. Pada kesempatan pertama terapi ini, Roro, diberikan bekal untuk pengoptimalkan audiotorik. Sejumlah metode untuk mengenalkan suara dan perabaan benda diberikan kepada Roro.

Menurut pengasuh sekaligus orangtua dari salah seorang siswa, Hilda Wulan Kartika Sari, proses belajar yang ditempuh Roro harus lebih efektif. Pada pertemuan pertama ini, metode yang dipakai sama dengan siswa lainnya. Pada mulanya, Hilda menyampaikan, dirinya mengenalkan satu sama lain nama siswa dengan cara bernyanyi dan membentuk lingkaran. "Tiap anak beda-beda, cara ini untuk saling mengenal suara masing-masing sehingga mereka bisa mengenal satu sama lain," paparnya.

Selain itu, ia menambahkan, metode mobilitas dalam mengenalkan lingkungan sekitar lebih ditekankan. Hal ini, Hilda perkenalkan lewat cerita yang diputarkan melalui audio yang dia bawa. Tujuannya, kata Hilda, untuk membuat konkret segala hal yang didengar oleh siswa. Sehingga siswa berkebutuhan khusus seperti Roro, harus lebih diperjelas lewat metode yang mendukungnya. "Kuatkan audiotoriknya sehingga Roro bisa terbiasa dengan keadaan," jelasnya.

Hilda menekankan, aktivitas tersebut harus terus dilakukan saat berada di rumah. Karena, menurut dia, Roro perlu keberagaman untuk tetap melatih daya dengarnya. Sehingga penguasaan terhadap sekitarnya terus terlatih. Namun, tetap ia menghimbau, segala hal yang dilakukan Roro diusahakan tetap dalam kemandiriannya. "Jangan pernah sering membantu Roro, kecuali dia benar-benar membutuhkan," ujarnya.

Terapi ini akan dilakukan Roro selama kurang lebih dua kali dalam satu bulan. Karena jarak yang terlampau jauh dari tempat tinggal Roro di Sukabumi. Maka Rumah Yatim dan kedua orangtua Roro akan tetap mengoptimalkan dua pertemuan dalam terapi tersebut.



--------------------------------------
dibaca 249 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di