Klik disini untuk lihat Website Rumah Yatim versi Baru
Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Tertarik Pada Dunia Anak, Bawa Ati Pelajari PG Paud
Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-01-21 11:37:05

Berawal dari ketertarikannya pada dunia kanak-kanak, menjadi sanubari yang menyatu dalam jiwa perempuan satu ini. Perempuan yang gemar menjajal sesuatu hal yang menantang ini, kini sedang mengenyam pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Ati Nur’aini, perempuan asal Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, merupakan anak asuh Asrama Rumah Yatim Cemara, Kota Bandung.  

Putri pasangan Alm. Abdullah Qomar dan Siti Zainab ini, menjadi anak asuh Rumah Yatim sejak ia duduk di kelas 4 SD, pada tahun 2007. Saat itu sang ayah sudah kembali pada pangkuan yang Maha Kuasa, dan sang ibu kembali dipinang. 

Tiadanya sang ayah, terpaksa ia harus menyetujui keputusan sang ibu, untuk menitipkannya di Asrama Arcamanik. Saat itu, asrama tersebut merupakan asrama putri pertama Rumah Yatim. Hingga akhirnya ia dapat menyelesaikan pendidikan di SMAN 19 Kota Bandung.

"Dulu ada dari pihak Rumah Yatin nawarin ke umi bilangnya mau bikin asrama perempuan, kebetulan aku ada di situ. Dan langsung jawab iya. Sebenernya kaget, kenapa langsung jawab gak diskusi dulu,"

katanya.

Kecintaannya pada dunia anak, menghantarkan ia pada jurusan Pendidikan Guru Paud (PG- Paud). Jurusan PG-Paud merupakan jurusan dengan ruang lingkup anak usia dini. Hal itu yang membuat perempuan kelahiran Bandung, 16 Februari 1997 ini, menganggap PG-Paud sebagai pondasi pendidikan awal anak setelah keluarga. 

Sebelum kuliah di jurusan tersebut, Ati mengaku pada awalnya ia menginginkan kuliah kebidanan, namun keinginan tersebut harus pupus, karena bidang yang diinginkan tidak ikut dalam daftar SNMPTN. Sehingga dipilihlah jurusan PG-Paud, yang masih berhubungan dengan dunia anak. 

“Sebenernya saya ingin masuk ke jurusan kebidanan, tapi jurusan kebidanan hanya ada ujian mandiri. Guru menyuruh semua murid mengisi SNMPTN, ya sudah saya isi PG-PAUD yang memang masih ada hubungannya sama anak, dan alhamdulillah keterimanya di situ,“ jelasnya.

Ditinggal sang ayah sejak kecil, membuatnya harus terus bersemangat. Sang kakak lah yang terus menyemangati dan mendukung untuk masa depannya. 

"Kakak saya terus menguatkan, dan alhamdulillah dengan nasihat kakak saya, saya menerima dengan ikhlas untuk masuk PG-Paud," terangnya. 

Ia menuturkan, setelah mempelajari disiplin ilmu PG-Paud, semuanya tidak ada yang sia-sia, ia nyaman menjalani kuliah dengan kecintaannya pada dunia kanak-kanak. "Dan ternyata setelah dipelajari gak ada yang sia-sia saya masuk PG-Paud, Soalnya itu adalah pondasi pendidikan awal anak setelah keluarga," tuturnya.

Perempuan yang gemar menari ini, ia mengaku selama tinggal di asrama, merasakan kehangatan keluarga baru, serta rasa syukur yang tiada henti. 

"Selama saya tinggal di asrama, saya merasakan kehangatan keluarga baru serta rasa syukur," imbuhnya saat diwawancarai, Jumat (19/1).

Pendidikan yang sedang diembannya saat ini, ia berharap suatu saat dirinya bisa jadi manusia yang berguna bagi masyarakat, khususnya anak-anak usia dini.



--------------------------------------
dibaca 302 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di