Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Workshop Upgrade Kepala Asrama
Di tulis oleh : Andi Suryadi Pada tanggal 2015-10-29 12:48:47

Rumah Yatim Bandung, Dalam rangka membentuk Karakter dan mental berprestasi, Rumah Yatim Mengadakan Seminar Workshop yang diadakan pada Hari Kamis 29 Oktober 2015, acara yang dihadiri kepala asrama untuk daerah Jawa barat , Jakarta serta Tangerang ini setidaknya memacu kembali semangat kepala asrama ini untuk mendidik, merawat, serta mengasuh anak anak asuh yang menjadi amanahnya ini untuk menjadi lebih baik lagi.

Saat ini baru 21 asrama untuk daerah jawa barat, Jakarta serta tangerang sendiri yang semua total anak asuhnya 296 baik laki laki dan perempuan tutur Bapak Tedi selaku Direktur kemandirian Dan dhuafa, Pada pelatihan inipun dihadiri Ibu Wulan selaku Praktisi psikolog, ‘’untuk mengenal orang lain tentu harus mengenal diri sendiri’’ ujar Ibu wulan ketika melakukan sesi workshopnya

Mengambil salah satu cara dalam psikologi jiwa bahwa untuk bisa jauh mengenal diri sendiri adalah dengan mawas diri. Mawas diri dapat dipahami sebagai upaya untuk memahami diri sendiri, keinginan-keinginan sendiri, dan susah senangnya sendiri. Mawas diri ini jika dilakukan dengan benar maka selanjutnya akan menuju tahap pemahaman diri, penyerahan diri serta pada akhirnya sampai pada penyadaran diri. Tidak mudah memang untuk menjadi seorang pribadi yang mawas diri, banyak kendala bagi seorang manusia untuk bisa menjadi seorang yang mawas diri.

Manusia pada dasarnya cemas dan khawatir untuk meneliti diri mereka sendiri, mereka cemas dan khawatir menemukan kenyataan-kenyataan diri yang tidak menyenangkan. Seseorang akan cenderung menghindari ketika mereka menemukan kelemahan mereka, berusaha untuk menutupinya dan menyembunyikannya jauh di dalam pikiran mereka sehingga orang lain tak akan melihatnya. Padahal untuk bisa mawas diri atau meneliti lebih jauh tentang diri sendiri dibutuhkan keterbukaan pada diri sendiri, dibutuhkan penerimaan diri dan menerima apa adanya semua yang ada dalam diri sendiri sekalipun itu adalah hal yang buruk. Untuk mampu mengenal dan menerima diri sendiri memang diperlukan langkah-langkah nyata dalam rangka untuk memahami lebih jauh tentang diri sendiri.

Melakukan perbincangan dengan diri sendiri bisa menjadi salah satu langkah untuk mengenal jauh tentang karakter diri. Perlu rasa bebas, perhatian terpusat yang artinya kini di sini saya memperhatikan dulu saya di sana atau yang lebih mudahnya dapat diartikan sebagai sebuah perenungan yang reflektif untuk melihat jauh ke dalam tentang karakter diri.

Perenungan diri ini dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan pada diri sendiri seperti misalnya, siapakah saya? Bagaimana saya bisa menjadi seperti diri saya sekarang ini? Bagaimana saya ketika berhubungan dengan orang lain? Mengapa saya ada di dunia ini? Apa tujuan hidup saya? dan sebagainya. Pertanyaan-pertanyaan itu nantinya akan direnungkan dan dipikirkan untuk pada akhirnya menemukan jawaban-jawaban yang tentunya tidak memuaskan tetapi setidaknya membuka jalan untuk mengenal lebih jauh tentang diri sendiri.

Jawaban-jawaban itu akan menuntun lebih dalam untuk mengenal karakter diri apa saja yang dimiliki, karakter yang baik maupun karakter yang buruk. Selanjutnya akan ada perenungan lebih jauh lagi untuk meneliti karakter diri itu secara objektif dan sebagaimana adanya.Dari perenungan tentang karakter diri itu maka selanjutnya seorang individu akan bisa jauh mengenal dirinya sendiri dan tentunya itu akan berguna dalam pembentukan karakter seperti apa yang diinginkan di masa yang akan datang.tambah Ibu Wulan

--------------------------------------
dibaca 533 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di