Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Rumah Yatim Siap Menjadi Fasilitator Peduli Bencana Gunung Agung Bali
Di tulis oleh : Enuy Nurhayati Pada tanggal 2017-09-27 00:57:38

Gunung Agung berstatus awas (level IV), dimana kondisi ini menunjukan pergerakan magma mulai naik ke permukaan sehingga menyebabkan Gunung agung berstatus kritis, jumlah gempa vulkanik terjadi 564 kali, gempa vulkanik dangkal 547 dan gempa tektonik lokal 89 kali.

Akibat seringnya gempa menimpa kawasan sekitar gunung Agung, para pengungsi pun kian hari kian betambah dan memenuhi tempat pengungsian. Dari data yang didapat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah pengungsi sudah sekitar 35.000 jiwa yang tersebar di 238 titik pengungsian. 

Mereka kini hidup dalam ketidakpastian, kembali tidak bisa karena sewaktu-waktu gunung agung bisa meletus, kalau pun tidak meletus setiap waktu gempa terjadi yang akan mengakibatkan mereka trauma, karena itu mereka pun mencoba bertahan di dalam pengungsian bersama-sama teman-teman senasib. Selain di tempat pengungsian, sebagian pengungsi lebih memilih diam di rumah saudara-saudaranya. 

Memulai aksi peduli bencana terhadap pengungsi Gunung Agung, Rumah Yatim telah menerjunkan timnya menuju pengungsian di daerah Gianyar Bali, disana Rumah Yatim Bali menurunkan bantuan sembako kepada pengungsi gunung agung yang tinggal di tempat-tempat warga sekitar. 

Bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota dan Provinsi Bali, Rumah Yatim pun mengajak masyarakat untuk peduli terhadap mereka dengan memberikan bantuan sembako, baju layak pakai, obat-obatan, perlengkapan bayi, makanan cepat saji dan lain sebagainya.

“insya Allah kami siap menjadi fasiliator bantuan untuk para pengungsi.” Papar Indra, Kepala Cabang Rumah Yatim Bali.

Rumah Yatim Bali, kembali beraksi pada 26 September 2017,bersiap siaga dilokasi pengungsian tepatnya di Jl. Danau tempe, Posko 1 Wilayah Denpasar, untuk membantu meringankan beban para pengungsi yang kini sedang diberikan kegiatan produktif.

“kami kini sedang di pengungsian warga muslim, Alhamdulillah disini disediakan mushola, agar para pegungsi produktif mereka diberikan jadwal piket agar memiliki kegiatan tidak sekedar menunggu, bahkan di lapangan Sutasoma mereka diberdayakan dengan membuat mejejahitan.” Ungkap indra.  




--------------------------------------
dibaca 1117 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di