Klik disini untuk lihat Website Rumah Yatim versi Baru
Berita
Pencarian Bulan Tahun
Share on Google+ twitter facebook
Kepedulian Rumah Yatim Untuk Ibu Hasanah dan Mustari
Di tulis oleh : Muhammad Burniat Pada tanggal 2017-07-10 14:39:14

Ekonomi dan status kerap kali membuat sebagian orang mengambil jalan pintas, dengan harapan solusi tersebut dapat meminimalisir masalah. Begitu yang dipikirkan oleh Ibu Hasanah (65) ketika mendapati anak laki-lakinya, Mustari (18) yang kena gangguan kejiwaan sejak kecil. 

Sempat  dibawa   ke   Rumah  Sakit   Jiwa  Bangil  tahun   2015 lalu   guna  mendapatkan   rehabilitas, namun   pihak   Rumah   Sakit   mengembalikan   bocah   bertubuh   kurus   tersebut   kepada   keluarga dengan alasan kondisi Mustari sudah tidak dapat disembuhkan lagi. 

Kerap kali mendapat kabar dari para tetangga mengenai ulah sang anak, bahkan Ibu dari lima anak tersebut sudah kawalahan, maka beliau pun mengurung sang anak di dalam rumah. Jalan ini beliau ambil, karena sang anak suka mengganggu, ditambah dengan kondisi kejiwaan yang tidak normal seperti orang biasa. 

Bahkan menurut Ibu Hasanah, anak bungsunya itu suka keluar rumah tanpa mengenakan pakaian sehelai benang pun. Kadang tak jarang, Mustari kabur dari rumah dimalam hari, dan beliau pun harus mencari hingga ke lokasi yang jauh. Tidak hanya menanggung beban Mustari, Ibu Hasanah juga harus dihadapkan dengan mengurus sang suami pula. 

Bapak Ridwan (70) mengidap stroke sejak 20 tahun yang lalu. Kondisi seperti membalikan keadaan ekonomi keluarga, dimana Ibu Hasanah mesti berjuang seorang diri untuk mencukupi   semua   itu.   Ia   pun   membagi   waktu   untuk   bekerja,   mengurus   suami   dan   anak. Sementara ketiga anaknya yang lain merantau dengan kondisi keuangan yang serba kekurangan pula.

Ibu   Hasanah   pun   enggan   membuat   masalah   baru,   apalagi   jika   Mustari   diberikan   kebebasan berkeliaran. Dirinya pun sudah paham betul apa yang akan terjadi pada anaknya, bahkan pada orang-orang di sekitar.   

Akhirnya   wanita   yang   tinggal   di   Banjar   Ketapang   Muara,   Desa Pengambengan, Bali, harus melakukan pemasungan kepada sang anak. Ibu Hasanah sama sekali tidak tega untuk melakukan hal demikian, namun ia juga tidak sepenuhnya bisa memperhatikan Mustari   setiap   detik,   sebab   harus   bekerja   dan   mengurus   kehidupan   keluarga.   

Walaupun demikian, sebagai seorang ibu, ia pun tak lupa memandikan Mustari dan memberikan makan seperti mengurus anak umumnya. Wanita yang bekerja  sebagai buruh,  dengan mencari  ikan-ikan sisa  di  pantai  harus  mencari rupiah sedikit demi sedikit. Ikan-ikan yang didapatkan, dijual dan sebagian disisihkan untuk lauk makan. Menurutnya, hidup tetaplah harus dijalani, disyukuri dan terus berusaha bagaimana pun keadaan. 

Dengan mengeluh tidak akan memberikan solusi, malah mendatangkan beban baru bagi dirinya dan keluarga. Mendengar kisah Ibu Hasanah dan keluarga, Rumah Yatim pun segera cepat tanggap melihat fenomena   sosial   yang   demikian. Tim pun bersama mengajak beberapa  mitra pun langsung bergerak ke lokasi kediaman Mustari sekaligus memberikan bantuan. Bantuan berupa sembako,keperluan MCK, baju layak pakai, dan uang tunai untuk keperluan mendadak segera diterima oleh Ibu Hasanah. 

Turut pula aparat Dinas Sosial terlibat dalam aksi aksi peduli kepada Mustari bersama Rumah Yatim. “Selanjutnya kita berharap dapat memberikan bantuan lain lagi,  terutama   untuk   melakukan renovasi plapon rumah Mustari agar dia nyaman  saat di rumah. Kita juga akan memodifikasi alat pasung apabila memang harus dikenakan lagi supaya tidak menyakiti. Untuk sejauh ini, saya pun   yakin   kalau   Mustari   bisa   diajak   berkomunikasi   dengan menggunakan pendekatan yang benar” ungkap Indra,  perwakilan Rumah Yatim Bali.




--------------------------------------
dibaca 531 kali



 Komentar

(tidak ada komentar)


 Tulis Komentar

Nama
Email (dirahasiakan)
Komentar


Berita Terbaru

Titania, Anak Asuh Bintaro Raih Peringkat 1 Berturut-turut di MI Nurul Iman
Sabtu, 20/07/2019

Pelatihan Menjahit IIB Darmajaya Sebagai Bekal Masa Depan Anak Asuh
Sabtu, 20/07/2019

Pengajar IIB Darmajaya Bekali Anak Asuh Rumah Yatim Keterampilan Menjahit
Sabtu, 20/07/2019

Uji Kreativitas Anak Asuh Kemang dengan Belajar Membuat Kaligrafi
Sabtu, 20/07/2019

Hidup Sebatang Kara, Maryatun Terima Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Sepuluh Keluarga Dhuafa di Tegal Barat Dapat Bantuan Rumah Yatim
Sabtu, 20/07/2019

Ajarkan Rasa Syukur, Asrama Kemang Libatkan Anak Asuh Salurkan Beasiswa
Sabtu, 20/07/2019

Rumah Yatim Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kemang
Sabtu, 20/07/2019

Semangat Anak Asuh Kemang Jalani Tes Hafalan Antar Teman
Sabtu, 20/07/2019

Masuki Ajaran Baru, Lisa Terima Penghargaan dari SMP Al Mizan
Sabtu, 20/07/2019

Tak Miliki Bahan Pangan, Patijah Terima Sembako Rumah Yatim
Jum'at, 19/07/2019

Dokter Sandi: Telinga Alifah Alami Gangguan Serius
Jum'at, 19/07/2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Beri Alat Bantu Dengar untuk Alifah
Jum'at, 19/07/2019

Semangat Pantang Menyerah Dedi Agar Alifah Dapat Mendengar
Jum'at, 19/07/2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di SD Ma'had As Sakinah
Jum'at, 19/07/2019

Ketiga Kalinya, Teh Kotak Gandeng Rumah Yatim Salurkan Bantuan Alat Sekolah
Jum'at, 19/07/2019



 
Rumah Yatim
Find Us
Kemitraan
Hubungi Kami di