SELAMAT DATANG DI DIVISI BEASISWA MAHASISWA RUMAH YATIM ARROHMAN INDONESIA

Program mencetak 50 Dokter Yatim bukanlah merupakan program gebyar-gebyar dan pencitraan, namun lebih merupakan bentuk kepedulian kongkrit kami terhadap khususnya anak yatim dan umumnya dunia pendidikan dan kesehatan dengan segala permasalahan dan tantangannya.Program ini tentu tidak mampu kami rancang dan jalankan sendiri melainkan melalui upaya penggalangan dana serta pencanangan kerjasama dengan berbagai pihak yang kompeten di bidangnya masing-masing. Program kongkritnya dilakukan dengan melalui pemberian beasiswa di bidang ilmu kedokteran kepada para mahasiswa/i yatim berprestasi yang kurang mampu secara ekonomi.

Rumah Yatim selama ini telah memberikan beasiswa kepada lebih dari duabelas ribu anak yatim mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA yang tersebar di seluruh Indonesia, dan mulai tahun 2013 ini, Rumah Yatim bertekad untuk mempelopori pemberian beasiswa bagi anak yatim yang berpotensi untuk meneruskan ke jenjang perguruan tinggi melalui program 'Mencetak 50 Dokter Yatim' yang peluncurannya akan dilakukan pada malam ini.

Kami memilih memberikan beasiswa program kedokteran mengingat sangat eratnya program tersebut dengan dunia kesehatan dan social-kemanusiaan, yang merupakan dua issue sentral yang masih membutuhkan perhatian dan bantuan yang lebih banyak dari kita semua. Perbandingan antara jumlah dokter dengan jumlah peduduk yang sangat timpang merupakan salah satu indikator kunci yang menggambarkan perlunya langkah ekstra melalui penggalangan energi dari semua pihak untuk bersama-sama bergandengan tangan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut di atas.Di sisi lain, kami masih sangat merasakan bahwa profesi dokter masih merupakan profesi idola dan impian banyak orang namun ironinya memiliki tingkat hambatan yang sangat tinggi terutama karena membutuhkan pembiayaan yang sangat besar bila dibandingkan dengan program pendidikan lainnya.

Program Mencetak 50 Dokter Yatim bukan semata-mata merupakan sebuah program prestisius-ambisius melainkan merupakan bagian dari rangkaian program berbasis pemberdayaan Rumah Yatim untuk mulai mengukuhkan dan merealisasikan misi baru "mencerahkan Masa depan anak yatim" serta manifestasi dari nilai-nilai organisasi kami yang terangkum dalam sebuah akronim WE CARE ; Worship, Enthusiasm, Care, Ability, Relieve dan Empowerment. Pemberdayaan merupakan 'mantra' baru bagi rumah yatim yang akan melandasi, memberi arah dan menggerakkan setiap langkah Rumah Yatim sebagai sebuah lembaga amal yang bergerak di bidang pengelolaan anak-anak yatim.

Melalui program ini pula Kami ingin memberi ruangdimensi sikap mental baru bahwa beramal bukan sekedar beribadah dalam pengertian yg sempit mencari balasan dan mengumpulkan pahala yang yang berdimensi 'ke-akuan' serta tergerak oleh sikap belas kasihan namun lebih dari itusudah saatnya beramal merupakan sebuah langkah dan tindakancerdas dan berdimensi sosial yang lebih berbentuk upaya kongkritpemberdayaan kaum yg lemah, kepedulian utk memberi solusi yg sesungguhnya di tengah-tengah umat yg membutuhkan uluran tangan guna menjadi generasi yang lebih produktif dan bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya umat.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, kami atas nama Yayasan ingin menyampaikan terimakasih, apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi semua pihak yang tidak bisa kami uraikan satu persatu yang telah memberikan kontribusi yang tak ternilai dalam mewujudkan rencana mulia program Mencetak 50 Dokter Yatim. Dalam kesempatan ini pula kami tak henti-hentinya mengetuk hati para dermawan utk berdiri di garda terdepan upaya pemberdayaan anak yatim dengan menyisihkan sedikit energi kehidupan untuk turut merangkai Masa depan mereka yang lebih baik, masa depan kita semua. Semua yang kita capai dan miliki hr ini tidak akan mampu menempatkan kita pada posisi yg mulia dihadapan Tuhan, kalau semua yg telah kita dapatkan melalui perjuangan dan Kerja keras tsb blm memberi manfaat kepada sebanyak banyaknya umat.

Akhirul kata, semoga Tuhan yg maha Kaya, menguatkan keteguhan hati kita semua utk terus-menerus secara berkelanjutan berada di barisan terdepan berbagai upaya pemberdayaan kaum yg membutuhkan, di barisan manusia paling mulia di hadapan sang Khaliq.

Amin ya robbal alamin.

Lili H Abdurrahman